Monitoring dan Evaluasi

PDFCetakE-mail

PT Indexim Utama (IU) dalam monitoring dan evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan dari kegiatan operasional pengelolaan hutan telah dilakukan pada beberapa kegiatan seperti terhadap kondisi hutan, sistem pemanenan, tata usaha kayu dengan lacak balak, serta dampak terhadap lingkungan/ekologi dan sosial.

 

Monitoring Terhadap Kondisi Hutan

PT. IU dalam memonitor kondisi hutannya dilakukan melalui pengukuran komposisi dan struktur tegakan hutan melalui kegiatan ITSP dan dilakukan kegiatan pendataan pohon binaan sebagai potensi produksi hutan dimasa depan serta pengukuran riap tegakan melalui Petak Ukur Permanen (PUP) untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan regenerasi hutan.

 

Sistem Monitoring Pemanenan Hutan

PT. IU sudah diperkenalkan penerapan sistem pemanenan dengan Reduced Impact Logging (RIL) sejak tahun 2004 dan telah dibentuk organisasi fungsional RIL tahun 2006. Monitoring penerapan RIL dilakukan oleh Tropical Forest Foundation (TFF) secara berkala setiap tahun dan hingga tahun 2011 nilai pencapaian penerapan RIL sebesar 84,55 %.

 

Sistem Tata Usaha Kayu dan Lacak Balak

PT. IU dalam mengimplementasikan system dokumentasi log sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.55/ MENHUT-II/2006 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal dari Hutan Negara, dan juga sudah menerapkan Sistim Informasi Penatausahaan Hasil Hutan Kayu Nasional dari Departemen Kehutanan secara on-line (SI-PUHH on-line) yang dimulai sejak  tahun 2009.

Sistem lacak balak di internal PT. IU dilakukan dengan menerapkan system log inventory control di setiap simpul-simpul pergerakan kayu. PT. IU telah mendapat sertifikat lacak balak tahun 2008 dari PT. TUV Internasional Indonesia dengan Standar Verifikasi Legalitas Kayu versi 4.2 yang dikembangkan oleh TFF dan FORM Internasional. Dan setiap tahunnya dilakukan surveillance oleh PT. TUV Internasional sebagai bentuk monitoring terhadap sistem penatausahaan hasil hutan.

 

Monitoring Terhadap Dampak Lingkungan

PT. IU dalam memonitor dampak lingkungan akibat kegiatan opersional yang dilakukan diantaranya pemantauan sungai baik fisik, kimia maupun biota air air sungai itu.

Pengamatan laju erosi dilakukan di area yang terkena dampak langsung dari kegiatan opersional seperti di jalan cabang, jalan sarad dan TPn. Pengamatan dilakukan dengan pembuatan bak erosi yang dipasang di tempat-tempat tersebut diatas dengan periode pengamatan setiap sebulan sekali.

 

Monitoring NKT (Nilai Konservasi Tinggi)

Sistem monitoring terhadap areal konservasi NKT (Nilai Konservasi Tinggi) dilaksanakan dengan tujuan melaksanakan monitoring terhadap kondisi nilai-nilai konservasi penting yang dikandungnya. Sistem monitoring yang dilaksanakan diantaranya melalui pemantauan kondisi area-area yang termasuk nilai konservasi penting (NKT) dengan survey flora dan fauna, pengamatan melalui citra landsat dan pemeliharaan batas areal yang ditetapkan sebagai NKT.

 

Monitoring Sosial Ekonomi dan Budaya Masyarakat Desa Binaan

Kegiatan monitoring dan evaluasi juga dilaksanakan pada bidang sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat ketergantungan masyarakat pada hutan dan dampak dari keberadaan unit manajemen PT. IU terhadap masyarakat disekitar hutan. Survei sosial ini telah dilaksanakan di semua desa binaan dan akan diulang setiap 3 tahun. Penilaian dampak sosial (Social Impact Assessment) telah dilakukan tahun 2011 bekerjasama dengan PT. Wana Aksara.

 

Monitoring dan Evaluasi Kualitas Air

PT. Indexim Utama telah melakukan uji kualitas air sumur bor di 2 lokasi (titik A dan B). Pengujian dilakukan di UPTD Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Banjarmasin, dengan hasil seperti di bawah.

uji air, UPTD uji air, titik B, UPTD

Selain itu PT. Indexim Utama juga melakukan pengujian kualitas air tersebut di Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan

uji air, dinkes, kalseluji air, dinkes 1, kalseluji air, dinkes 2, kalsel

 

Monitoring dan Evaluasi Rencana Operasional

Sistim monitoring dan evaluasi di PT. IU dilakukan oleh Satuan Pengawas Intern (SPI) sebagai struktur organisasi fungsional pengawasan perusahaan. Pengawasan dilakukan untuk memonitor pencapaian Rencana Opersional kegiatan sekaligus evaluasi untuk mencapaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan hutan produksi lestari (PHPL). Kegiatan yang dimonitor meliputi kegiatan-kegiatan TPTI (termasuk produksi dan perlinhut) dan Non TPTI, Konservasi & Litbang dan PMDH. Monitoring dilakukan pertriwulan dan semester sebagai upaya untuk memonitor kemajuan pencapaian kinerja dari tiap unit/bagian kegiatan (perencanaan, pembinaan hutan, konservasi dan PMDH). Dan hasil monitoring dievaluasi untuk mendapatkan rekomendasi sebagai upaya perbaikan kinerja yang dicapai.

indexim-map_resize.jpg
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday30
mod_vvisit_counterYesterday150
mod_vvisit_counterThis week215
mod_vvisit_counterLast week467
mod_vvisit_counterThis month943
mod_vvisit_counterLast month330
mod_vvisit_counterAll days1293578

We have: 13 guests online
Your IP: 35.173.47.43
 , 
Today: Sep 18, 2019